Jumat, 19 November 2010

HELL



 

lihatlah kemuka pembatas jalan itu berbicara
bercerita korban dan haus darah
menengelamkan raut wajah kosong nan duka
...
ambisi wajah sisi dua bak pembalap diarena
mengejar bayangan maya
ini kisah sikap prilaku jalan bercerita ambisi remaja

berteriak aspal jalan kenyang bersimpah darah
berlari jiwa dan pecah kepala
dalam ruang tunggu ajal pun tiba
jalan ini bernyanyi sair berdarah haluan neraka